Sabtu, 05 Januari 2013

THIS IS MY LOVE STORY (Zayn Malik Fan Fiction)•Chapter11/2•


"Kau.. apa kabar?"

Aku yang pertama memulai pembicaraan setelah Zayn bilang dia merindukanku.

"So far so good, you?"

"Not bad"

"Not bad? Jawaban yang kurang menyenangkan"

"Mm-hm"

Hening lagi.

Suasana kota Jakarta sangat ramai pada hari ini. Ya mungkin karna hari libur.

Aku duduk di pinggiran jalanan yang agak sepi bersama tentu saja Zayn.

"Sebenarnya ada banyak yang ingin ku tanyakan"

Aku lagi yang memulai Щ(ºДºщ)

"Whut?" Dia memandang lurus ke depan, seperti acuh dengan perkataanku.

"Tidak jadi" Tidak jadi ku tanyakan karna respon Zayn benar-benar menyebalkan.

Ih. Kalo gini caranya mending kau tidak usah ke sini. Membuatku jadi lupa pada rencanaku untuk move on.

Tidak sadar aku mengerutkan bibir ku, itu tandanya aku sedang sebal. Aku sebal. Aku sebal pada Zayn. Dan aku memainkan mataku kesana kemari, itu tandanya aku sedang bosan

"Sejak kapan kau mempunyai kebiasaan seperti itu?"

Eh, tanpa kusadari ternyata dari tadi dia memerhatikanku.

"Ha?" Aku memasang muka innocent

"Wajahmu lucu sekali"

Bodo amat.

"Ya okay, aku tau kau sedang sebal. Well, apa yang mau kau tanyakan?"

"Ku bilang tidak jadi" aku memalingkan mukaku

Tiba-tiba saja dia sudah turun dan berpindah ke depanku, dan berlutut. YaTuhan.

"Hey, look at me" Zayn mengangkat wajahku agar bisa bertatapan dengannya.

"Kalau kau ingin bertanya mengapa aku kesini? Tentu saja jawabannya adalah kau, aku kesini karna kau"

"Kalau kau ingin bertanya dimana Katy? Dia sekarang menjadi best friend ku"

"Kalau kau ingin bertanya mengapa aku tidak minta maaf padamu? Apa tidak cukup sebuah pelukan yang erat tanda permintaan maafku?"

Aku tercengang. Wow. Dia tahu pikiranku. Mungkin dia jelmaan dukun. Hahaha.

"Enough?" Zayn tersenyum padaku. Senyuman yang membawaku seperti berada di langit ke tujuh. Haha lebay.

"Sebenarnya ada satu lagi.."

Ada satu lagi. Kau tidak bertanya bahwa apakah aku cinta kau??? HA???

"Mungkin aku tahu pertanyaanmu.."

"Tapi sebelum itu kau diam dulu, aku ingin mengucapkan sesuatu"

Dih!

"I-love-you.. I really love you"

"Nah, aku tahu pertanyaanmu. Apa kau juga mempunyai perasaan yang sama padaku?"

This.

"Umm" Ko aku jadi bingung ya?

"Ah bodoh sekali, seharusnya aku tau perasaanmu"

Kemudian Zayn memelukku kembali. Pelukan hangat tapi tidak terlalu erat.

"I love you too Mr.Malik" aku mengucapkannya hanya sebuah bisikan. Aku yakin Zayn mendengarnya karna ia lalu mempererat pelukannya

"Ya I know Mrs.Malik"


-----

6 bulan aku mengenal seorang Zayn Malik. Hariku sekarang benar-benar bahagia. Tiada hari tanpa berkirim pesan padanya. Dan setiap malam kita skype-an.

6 bulan yang lalu juga aku bersama Tisa dan Dylan pergi ke Paris, dan disana juga aku patah hati karna melihat Zayn dan Katy. Tapi itu semua masa lalu.

Sekarang aku berada di Paris lagi. Tepatnya bersama Zayn dan the boys lainnya.

Dulu aku menginginkan datang kesini bersama pasanganku, sekarang terwujud. Aku menginjakkan kakiku disini lagi bersama Zayn, orang yang ku cintai dan tentu saja ia mencintaiku

"Romantis sekali, aku jadi ingin punya pacar" Harry iri melihat kami berdua

"Kau mau ke atas?" Zayn menawarkan ku untuk ke puncak Eiffel

"Boleh"

Kami naik kesana, cukup melelahkan

"Umm Zayn, sebenarnya ada lagi yang ingin ku tanyakan"

"Aku curiga, jangan-jangan kau ini mata-mata yang suka menginterogasi"

"Ih aku serius"

"Ya okay, kau mau nanya apa hun?"

"Kenapa kau tidak pernah menyebut namaku?"

"Kau mau tau jawabannya?"

"Sangat mau"

Sampai di puncak Eiffel. Whoaaa.

"Itu karena kau bukan Shara-ku, kau adalah gadisku. You are my girl and of course I love you, understand?"

"Aku baru tau kau orang yang cukup romantis" Aku mengangkat bahuku

"Terimakasih sudah mencintaiku Zayn"

"Welcome babe"

Dan pada saat itu tiba-tiba saja ia berteriak dari atas menara Eiffel

"HEY WORLD! I WANT TO INTRODUCE MY GIRL"

"HER NAME IS SHARA VALERINA"

"AND I LOVE MY GIRL"

"I LOVE YOU SHARA VALERINAA"

I'm spechless.

Zayn memegang kedua bahuku

"I'm happy to know you"

"I love you"

"I love you too"

And he kiss me. A gentle kiss. And I love it.

Mungkin aku memang harus membuat sebuah novel untuk kisah cintaku.

Aku bahagia sekarang. Aku sudah menemukan pasanganku. Dia Zayn Malik. Seorang superstar.


Ini kisah cintaku. Apa kisah cintamu?


-----


-THE END-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar